Bareskrim Mabes Polri Lakukan Pemeriksaan Rocky Gerung

Bareskrim Mabes Polri Lakukan Pemeriksaan Rocky Gerung – Rocky Gerung dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada April 2018 terus sebab ucapannya berkenaan ‘kitab suci itu fiksi’. Lebih kurang 9 bulan berlalu mulai sejak laporan itu, Rocky dikontrol polisi buat pertama-tamanya.

Pengecekan Rocky Gerung diselenggarakan di Polda Metro Jaya dimana masalah ini memang udah dilimpahkan Bareskrim ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya. Awal kalinya polisi udah periksa pelapor atas nama Jack Boyd Lapian.

Rocky dikontrol penyidik kurang lebih 4, 5 jam mulai sejak sore sampai malam hari lebih kurang waktu 20. 40 WIB, Jumat (1/2) . Menurut Rocky, sekitar 20 pertanyaan diserahkan penyidik padanya.

(Dikasih) 20 itu (pertanyaan) , ” tutur Rocky sekejap sesudah keluar area pengecekan, Jumat (1/2) malam.

Rocky menjelaskan sebetulnya awalannya ada 18 pertanyaan. Akan tetapi polisi meningkatkan dua pertanyaan kembali mengenai kitab suci.

” Klarifikasi mengenai pengetahuan saya, jalinan contohnya kitab suci serta agama, beberapa hal standard yg harus diterangkan menjadi info hukum, info menunjukkan pengetahuan saya mengenai dua ide itu, kitab suci serta fiksi, ” ujar Rocky.

Jadi itu pertanyaan mengenai ide sesungguhnya, ” timpalnya.

Di peluang yg sama Rocky menyentuh pelapor gak mengetahui ketaksamaan pada fiksi serta fiktif. Rocky lantas menuturkan terhadap penyidik arti dari kata ‘fiksi’. Menurutnya, fiksi yaitu satu kekuatan buat aktifkan imajinasi, sesaat ‘fiktif’ condong mempunyai arti dibuat-buat.

” Pokoknya yaitu mencari klarifikasi mengenai arti fiksi, itu pokoknya. Berulang-ulang saya terangkan sebab berulang-ulang ditanyakan apakah arti fiksi. Rupanya si pelapor itu tidak berhasil mengetahui beda pada fiksi serta fiktif, ” jelas Rocky.

” Ya, yg mengenai pastinya kekurangan pengetahuan mengenai konsep-konsep basic. Jadi itu pokoknya, ” tuturnya. Bab tekhnis pengecekan, Rocky Gerung Rocky mengatakan disajikan kopi serta pisang goreng oleh penyidik.

” Bercakap sama kawan-kawan penyidik, dibuatin pisang goreng serta kopinya enak benar, ” papar Rocky.

Selesai berikan info terhadap wartawan, Rocky selanjutnya tinggalkan gedung Polda Metro dengan jogging.

” Oke ya, gue ingin joging dahulu, nih. Sudah, ” ujar Rocky selanjutnya lari dari gerbang pintu Ditkrimsus menjurus gerbang masuk Polda Metro Jaya.

Awal kalinya, Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian memberikan laporan Rocky Gerung berkenaan ucapannya jika ‘kitab suci itu fiksi’ dalam program ‘Indonesia Lawyers Club’ (ILC) yg ditampilkan di tvOne.

Laporan Jack di terima dengan sinyal bukti laporan bernomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Rocky disangkakan melanggar Klausal 156a KUHP mengenai Penistaan Agama.