Dikenal Sosok yang Pendiam dan Rajin Bekerja, Tukang Becak Cilu Divonis 18 Bulan

Dikenal Sosok yang Pendiam dan Rajin Bekerja, Tukang Becak Cilu Divonis 18 Bulan – Vonis 18 bulan pada Rasilu alias La Cilu seketika bikin teman-temannya di pangkalan tukang becak kaget. Rasilu diketahui rajin kerja menarik becak buat membiayai sekolah anak-anaknya.

” Cilu memang pendiam. Bila berada pada pangkalan becak sini jarang bercanda. Kadangkala mangkal di sini, kadangkala di Batu merah sana. Ia rajin karja lantaran anaknya sekolah. Ia punyai anak itu ada lima serta istrinya berada pada kampung (Bau-Bau. Sulewasi Tenggara) , ” kata kawan Rasilu, Karim, di pangkalan becak di muka lorang Silale, Sabtu (23/2/2019) .

Karim memberi tambahan lebih kurang dua bulan terus istri Rasilu melahirkan anak ke-5. Rasilu mengadu nasib di Kota Ambon serta menyewa kamar kos berbarengan teman-temannya. ” Ia kos sama temannya serta lebih kurang dua bulan ia punyai istri melahirkan anak ke-5, ” kata Karim.

Menurut Karim, kecelakaan yg menerpa Rasilu berlangsung lebih kurang waktu 20. 00 WIT. Kala itu, Rasilu membawa penumpangnya yg tengah sakit dari Silale ketujuan Rumah Sakit Tentara (RST) dalam situasi hujan. Berkat mau pernah datang di Rumah Sakit, Rasliu ambil jalan cepat masuk lorong jalan baru.

” Ia antar penumpang dari sini (pangkalan becak silale) ke RST, memang ia antar penumpang tengah sakit maka dari itu ia pengin jalan potong (pintas) masuk lorang jalan baru buat cepat samapai serta kecelakaan di muka lorong situ, ” papar ia.

Pada Jumat 22 Februari 2019, perkara berasal kala Rasilu membawa penumpang, Maryam Latanda pada 23 September 2018. Kala melintas di Jalan Umum Sultan Babullah, Sirimau, Ambon atau pasnya di muka Masjid Raya Alfatah, Ambon, suatu mobil melesat kencang. Rasilu mengusahakan menjauhi mobil yg melesat kencang itu.

Becak merah yg dibawa Rasilu terguling. Mobil tancap gas kabur. Rasilu terjatuh, begitu pula penumpangnya. Rasilu terus duduk di kursi pesakitan serta selanjutnya dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan.

” Menjelaskan Terdakwa Rasilu tercantum di atas, bisa dibuktikan dengan cara resmi serta menekankan bersalah mengerjakan tindak pidana lantaran kesalahannya (kealpaanya) sebabkan orang-orang mati. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh sebab itu dengan pidana penjara sepanjang 1 tahun serta 6 bulan. Memastikan saat penangkapan serta penahanan yg udah dilalui Terdakwa dikurangkan seluruh dari pidana yg dijatuhkan, ” kata majelis kala membacakan putusan pada 20 Februari 2019.