Fadli Zon Pertanyakan Hasil Survei Yang Menempatkan Jokowi Unggul Dari Prabowo

Fadli Zon Pertanyakan Hasil Survei Yang Menempatkan Jokowi Unggul Dari Prabowo – Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon menyoalkan survei-survei yang memposisikan Joko Widodo- Ma’ruf Amin unggul dari jagoannya. Salah satunya yang teranyar ialah survey Charta Politika Indonesia. Charta meluncurkan kepopuleran Jokowi-Ma’ruf di angka 53,6 %, berbanding Prabowo-Sandi 35,4 %.

Ia memperingatkan pentingnya membedah hasil survey khususnya berkaitan metodologi yang diperlukan. “Metodologi ini udah kuno dengan demikian melimpah ruahnya info yang gemilang. Tak ada lagi dominasi info,” kata Fadli di Jakarta, Selasa (26/3).

Walaupun Prabowo-Sandiaga kalah di beberapa survey, Fadli mengakui terus yakin paslon nomer urut 02 menang di Pemilihan presiden 2019. Ia menyontohkan, Donald Trump yang tak diunggulkan versus survey dari Hillary Clinton, tapi pada akhirnya menang Pemilihan presiden.

“Bahkan juga New York Times menuturkan Hillary Clinton menang 85%, Donald Trump cuma diberikan 15%. Nyatanya Donald Trump yang menang,” sambungnya.

Fadli memaparkan, keadaan sama pernah juga berlangsung disaat di Pilgub DKI Jakarta. Banyak survey memposisikan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat di tempat paling atas. Tapi kala pencoblosan, petahana malah ambruk dari Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Wakil DPR ini memandang beberapa instansi survey berkesan jadi alat kampanye. Menurut dia, instansi survey serta instansi konsultan politik ialah dua perihal berlainan.

“Jika instansi survey berhimpit dengan konsultan politik maka dapat ada conflict of interest. Ia dapat jadikan survey itu jadi alat propaganda, alat kampanye dari yang membayar ia jadi konsultan politik,” pungkasnya.

Awal kalinya, Survey Charta Politika Indonesia meluncurkan hasil teranyar kepopuleran pada pasangan calon presiden serta calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Akhirnya, Jokowi-Ma’ruf tetap unggul dengan angka 53,6 % serta Prabowo-Sandi 35,4 %.

“Pada pengujian tingkat kepopuleran pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin unggul dibandingkan dengan Prabowo-Sandi,” kaya Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya di kantornya, Lokasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Sesaat, kata Yunarto, tetap ada 11 % penduduk yang belum juga memastikan pilihannya. Tapi, Yunarto memaparkan, pada bulan Januari lantas ke dua paslon memperoleh kenaikan kepopuleran.