Indonesia Jajaki Kerja Sama Dengan Afsel

Indonesia Jajaki Kerja Sama Dengan Afsel – Presiden Joko Widodo tengah menjajaki kerja sama di beberapa bagian dengan Presiden Afrika Selatan, Jacob Gedleyehlekisa Zuma. Satu diantara kerja sama itu ditunaikan disektor transportasi hawa serta perkeretaapian.

” Saya memperoleh kehormatan untuk melepas kepulangan Presiden Afsel selesai menghadiri perhelatan IORA tempo hari. Presiden serta delegasi Afsel menjelaskan suka bertandang ke Indonesia serta mengapresiasi pemerintah Indonesia, ” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Kamis (9/3/2017) .

Ia beri tambahan, banyak hal yang dapat dijajaki dengan Afsel yaitu kerja sama bagian penerbangan serta perkeretaapian di Kalimantan

Budi menyampaikan, sekarang telah ada perusahaan Afsel yang tertarik untuk bangun bagian perkeretaapian di Kalimantan untuk angkutan batu bara.

Afrika Selatan sekarang, kata Budi Karya, miliki bagian pertambangan yang maju. Oleh lantaran itu, kelak dapat ada satu perusahaan Afrika Selatan yang menindaklanjuti kerja sama angkutan KA batu bara di Kalimantan.

Kementerian Perhubungan dapat membahas lebih dalam kerja sama itu serta mengkaji dengan cara detil kesepakatan atau MoU dengan Afsel supaya semua terang.

” Memanglah sekarang belum ada satu kesepakatan, lantaran seandainya bikin kesepakatan itu kan mesti detil. Jangan pernah telah bicara ini itu, namun tindak lanjutnya tak ada, ” ucapnya.

Di bagian hawa, Menhub menyampaikan pemerintah Indonesia dapat menambah kerja sama dibidang penerbangan dengan Afsel.

Presiden Jokowi inginkan Indonesia dapat jadi hub Afsel ke negara-negara Asia. Demikian sebaliknya, Indonesia dapat jadikan Afsel sebagai hub Indonesia ke negara-negara Afrika.

Sebagai info, kerja sama Indonesia dengan Afsel terutama disektor transportasi hawa telah diawali mulai sejak 1997. Pada th. itu sudah ditunaikan penandatangan kesepakatan induk pembukaan jalinan hawa ke dua negara.

Berlanjut pada 2013, ke dua negara di tandatangani MoU tentang penataan hak-hak angkutan hawa. Isi dari MoU itu yaitu buka rute penerbangan Indonesia-Afrika dengan frekwensi 7 kali satu minggu.

Kedua negara setuju buka semua akses penerbangan lewat bandara-bandara Internasional yang ada. Afsel sendiri miliki tiga bandara internasional paling utama, yakni Bandara Internasional Cape Town, Bandara Internasional Tambo (Johannesburg) , serta Bandara Internasional Durban.