Karena Terlibat Sindikat Peredaran Narkoba, Mahasiswa Di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Karena Terlibat Sindikat Peredaran Narkoba, Mahasiswa Di Pekanbaru Ditangkap Polisi – Polresta Pekanbaru menangkap tiga tersangka sindikat peredaran narkoba. Dua salah satunya berstatus menjadi mahasiswa di salah satunya perguruan tinggi di Pekanbaru, Riau.

Kepala Polresta Pekanbaru, Kombes Susanto menuturkan, dua paket sabu seberat 2 kilo-gram diamankan dari banyak tersangka. Diluar itu, polisi juga mengambil alih kian lebih 500 butir pil ekstasi.

” Dua mahasiswa yang diamankan itu semasing berinisial Ak dengan kata lain Akram (26) serta D dengan kata lain Diki (23), ” kata Susanto, Jumat (29/6).

Susanto mengatakan, kedua-duanya menjadi mahasiswa semester 10 yang tengah menuntaskan pekerjaan akhir. Sesaat seseorang tersangka yang lain berinisial DPT dengan kata lain Danu (21), seseorang pengangguran warga Kota Pekanbaru.

Santo menjelaskan kalau ke tiga tersangka di tangkap tim paduan Polsek Senapelan di tiga area tidak sama di Kota Pekanbaru pada Sabtu (23/6) akhir minggu saat lalu.

” Tersangka pertama yang diamankan yaitu Akram. Mahasiswa perguruan tinggi swasta ini di tangkap di sesuatu komplek kos-kosan di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sukajadi, ” jelas Susanto.

Dari tangan Akram, polisi mengambil alih tanda bukti dua kilo-gram sabu-sabu ini kita sita. Diluar itu, kita juga mengambil alih 500 butir pil ekstasi, 17 pembungkus sabu-sabu, mobile phone, timbangan digital serta laptop.

Setelah itu, dari penangkapan Akram, polisi kembali jalankan pengembangan serta sukses menangkap Diki.

Diki di tangkap di sesuatu tempat tinggal kontrakan di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Dari tangan tersangka Diki, polisi mengambil alih 73 butir pil ekstasi serta satu unit sepeda motor juga mobile phone.

Dan tersangka paling akhir yang diamankan dari pengembangan dua tersangka yang lain yaitu Danu. Dia di tangkap di sesuatu kontrakan di Jalan Kutilang, Pekanbaru.

Polisi ikut mengambil alih 14 paket sabu-sabu serta mobile phone. Petugas butuh waktu seputar dua bln. lamanya untuk menangkap ke tiga tersangka itu.

” Banyak pemeran itu menjadi tujuan paling utama kita. Dua bln. kita intai hingga penangkapan. Kami masihlah senantiasa meningkatkan masalah itu, ” kata Susanto.