Keluarga Ungkap Kembali Insiden Jacuzzi Hotel yang Menimpa Anaknya

Keluarga Ungkap Kembali Insiden Jacuzzi Hotel yang Menimpa Anaknya – Keluarga Leny Risdamayanti gak mengira nasib nahas menerpa buah hatinya kala bermalam di Hotel Mercure, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Anak Leny alami luka bakar disaat mandi di jacuzzi hotel elite itu.

Peristiwa nahas itu berasal pada 6 November 2016 lalu. Masa itu anak Leny, Romeo Yusuf Bryen serta ayahnya bermalam di hotel itu. Terus Romeo memiliki rencana berendam di jacuzzi. Keluar dari lift, Romeo langsung nyebur ke jacuzzi.

Namun pemanas air di hotel itu rusak. Nahas menerpa Romeo, sebab air terlalu panas, Romeo alami luka bakar 80 prosen. Keluarga mengharap pihak hotel bertanggung-jawab.

” Kami mengharapkan biar ada sentuhan hati dari pihak hotel. Jadi anak ini butuh perawatan s/d umur 15 tahun. Sekarang udah berumur 5 tahun serta membutuhkan ongkos pemulihan, ” kata kuasa hukum Leny, Rhony Sapulette dalam jumpa pers di Restoran Prohibition, Plaza Arcadia Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018) tempo hari.

Rhony mengatakan, pihak hotel tak berikan isyarat peringatan yg pertanda jacuzzi itu tengah rusak. Hal semacam itu dikira Rhony membahayakan keselamatan tamu hotel.

” Celakanya pihak manajemen hotel tak bikin peringatan terdaftar. Kebanyakan bila ada perbaikan ada tulisan aktivitas, ini gak ada. Hingga sebabkan air didalam kolam renang itu panas serta membahayakan keselamatan jiwa, ” ujar Rhony.

Dia mengharapkan Hotel Mercure berikan rubah rugi serta memikul perawatan Romeo. Sekarang Romeo udah berumur 5 tahun serta tetap butuh ongkos perawatan.

” Kami mengharapkan biar ada sentuhan hati dari pihak hotel. Jadi anak ini butuh perawatan s/d umur 15 tahun, sekarang udah berumur 5 tahun serta membutuhkan ongkos pemulihan, ” pungkasnya.

Atas hal semacam itu, kuasa hukum pihak manajemen Hotel Mercure, Brian, belum juga dapat berikan info.

” Jadi bila udah berikan berita dari pihak korban serta mencari info biar berimbang silahkan hubungi pihak menajemen. Saya kuasa hukum dari manajemem belum juga dapat beri pernyataan apa pun ke media, ” papar Brian kala dilakukan konfirmasi terpisah.