MA Menyebutkan Perilaku Orang Yang Bersalah

MA Menyebutkan Perilaku Orang Yang Bersalah – Buni Yani memberikan jika ia sudah bermubahalah berkenaan masalah yg menjeratnya. Ia menyatakan tidak bersalah serta mau dibuktikan apa ia atau pelapor serta penegak hukum yg masuk neraka.

Mahkamah Agung (MA) menjadi instansi yg memvonis Buni Yani 1, 5 tahun penjara menyebutkan hal itu adalah ungkapan dari orang yg sedih.

” Tidak apa-apa namanya orang sedih, ucapannya tidak termonitor, ” kata Kepala Biro Humas serta Hukum MA Abdullah kala dihubungi, Jumat (1/2/2019) malam.

Abdullah mengatakan putusan pada Buni Yani adalah pertimbangan dari sejumlah hakim atas bukti-bukti serta info yg ada. Menurut dia, pengakuan Buni Yani tidak mengakhiri problem.

” Perihal seperti ini kan tidak melakukan perbaikan problem. Harusnya dahulu sebelum lakukan itu dipikir kembali, jangan sampai selesai dapat dibuktikan, ” ujar Abdullah.

” Maka dari itu ada pepatah fikir dulu opini kalaupun ingin beranggapan kan dipikir dahulu, lantaran sesal selanjutnya tidak ada manfaatnya. Berdoa seperti itu baik-baik saja, ” katanya.

Buni Yani sebentar sebelum naik ke mobil kejaksaan buat dilaksanakan ke Lapas Gunung Sindur mengatakan sudah bermubahalah.

” Saya cuma berserah diri terhadap Allah, saya telah bermubahalah, ” tutur Buni Yani di muka kantor Kejari Depok, Depok, Jumat (1/2) malam.

” Saya katakan, kalaupun saya lakukan yg seperti dituduhkan mengeditnya video, saya katakan agar saya neraka kekal. Tetapi kalaupun saya tidak lakukan, orang yg menuduh saya, dimulai dengan pelapor, polisi, jaksa, hakim, semua masuk neraka, ” paparnya.

Buni Yani divonis bersalah melanggar Masalah 32 ayat 1 Undang-Undang Info serta Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Ia diberi hukuman 18 bulan penjara kala itu.

Perlawanan hukum Buni Yani berbuntut ke tingkat pengadilan tinggi, tapi gagal. Hingga sampai selanjutnya jaksa serta Buni Yani saling ajukan kasasi. Tetapi MA menampik kasasi itu, baik yg di ajukan oleh Buni Yani atau jaksa