Rumah PDAM Kota Malang Disegel Karena Tak Urus IMB

Rumah PDAM Kota Malang Disegel Karena Tak Urus IMB – Satpol PP Pemkab Malang menempatkan papan pengawasan di muka rumah pompa punya PDAM Kota Malang. Itu dikerjakan sebab bangunan itu tidak mempunyai IMB.

Kepala Satpol PP Pemkab Malang Nazarudin Hasan menjelaskan, pemasangan papan itu jadi bentuk pengawasan yang dikerjakan faksinya atas object bangunan yang tidak mempunyai izin itu. Pengawasan dikerjakan sampai PDAM Kota Malang mengatur perizinan yang sudah dilanggar.

“Rumah pompa itu punya PDAM Kota Malang, sepanjang berdiri serta bekerja tidak mempunyai IMB serta HO. Peringatan beberapa telah kami berikan, tapi tidak direspons. Hingga dikerjakan pemasangan papan pengawasan itu,” kata Nazarudin dihubungi, Senin (8/7/2019).

Pemasangan papan pengawasan berdasar surat Nomer 300/1729/35.07.126/2019 tertanggal 5 Juli 2019. Yaitu berkaitan bangunan rumah pompa punya PDAM Kota Malang ada di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dalam pengawasan Pemerintah Kabupaten Malang.

Rumah pompa itu dipandang melanggar Masalah 13 ayat 1 Perda Kabupaten Malang Nomer 1 tahun 2018 serta Perda Kabupaten Malang Nomer 12 tahun 2007. “Semua pelanggaran dengan mengatur perizinan yang dipastikan harus dipenuhi. Yaitu IMB dan HO sesuai Perda. Bila tidak, karena itu papan pengawasan selalu dipasang, dan menanti aksi seterusnya kelak,” paparnya.

Rumah pompa yang mensuplai keperluan air bersih buat beberapa puluh ribu konsumen setia PDAM Kota Malang itu sudah lama berdiri. Walau demikian, Nazarudin menolak bila dipandang telat dalam bertindak.

“Dalam prosedurnya kami telah lama keluarkan peringatan, supaya PDAM Kota Malang pemilik rumah pompa untuk mengatur izin. Tapi belum dikerjakan. Kami jadi penegak Perda harus tegas jalankan ketentuan yang berlaku,” lanjut Nazarudin.

Barusan pagi, waktu petugas Satpol PP akan menempatkan papan pengawasan, ada petugas keamanan (Satpam) PDAM dan beberapa pegawai. Tetapi kemelut tidak sampai berlangsung di antara kedua pihak. Satpol PP juga bebas menempatkan papan pengawasan pas di muka jalan masuk rumah pompa.

Sampai berita ini dicatat, Direktur Penting PDAM Kota Malang M Nor Muhlas belum dapat di konfirmasi. Detikcom mengontaknya berulang-kali tetapi cuma suara sambung yang mengeluarkan bunyi.