Saat Menggelar Operasi Zebra Polisi Amankan Dua Pemuda Membawa Sabu

Saat Menggelar Operasi Zebra Polisi Amankan Dua Pemuda Membawa Sabu – Deretan Polres Tanjung Priok, Jakarta Utara mengamankan dua orang karna didapati membawa sabu. Dua tersangka itu diamankan pas kepolisian tengah laksanakan Operasi Zebra 2017.

” Kami mengamankan dua orang pengendara motor MRS dengan kata lain Putra serta JM dengan kata lain Jejen. Ke-2 diamankan karna didapati membawa Sabu sejumlah 6, 73 gr, ” kata Kapolsek Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Eko BW, lewat info tertulisnya, Senin (6/11) .

Eko memaparkan, peristiwa ini diawali ketika Polsek mengadakan operasi zebra, Kamis (2/11) jam 22 : 00 WIB di Jalan Kalibaru Barat Depan Pos 2 Pelabuhan. Mendadak melintas sepeda motor yang dikendarai oleh dua pemuda ini.

” Saat anggota Polsek memberhentikannya pengemudi sepeda motor itu jadi menabrak anggota Polsek Kalibaru serta berupaya menghindar atau melarikan diri walau demikian dengan sigap anggota menahannya serta sepeda motor itu pada akhirnya bisa berhenti, ” tuturnya.

Anggota juga laksanakan penggeledahan pada dua pemuda ini serta diketemukan barang haram itu. ” Pengemudi yang mengakui bernama M Rudi Saputra dengan kata lain Putra ini serta diketemukan di saku kanan depan celana satu bungkus plastik kecil butiran kristal warna putih yang disangka sabu. Serta sesudah penggeledahan ke orang yang dibonceng yang mengakui bernama Jainal Muttaqin dengan kata lain Jejen diketemukan 1 bungkus plastik tengah kristal putih yang disangka sabu, timbangan elektrik serta plastik-plastik pembungkus sabu, ” tuturnya.

Ia memaparkan, ke-2 orang ini sudah mengaku kalau sabu itu kepunyaannya. Sabu gagasannya didistribusikan ke satu tempat Bilyard di daerah Jalan Kramat Raya Jakarta Utara.

” Ke-2 orang ini juga mengaku barang itu sabu punya mereka serta bakal diedarkan di satu tempat Bilyard di daerah Kramat. Terkecuali mengamankan Putra serta Jejen, polisi juga amankan dua orang yang turut dengan mereka. Ke-2 ini yaitu AM dengan kata lain Agus serta DI dengan kata lain Diki, ” tuturnya.

Atas tindakannya, pemeran terancam Pasal 114 ayat 2, mengenai narkotika dengan pidana mati atau penjara seumur hidup, paling singkat 6 th. serta paling lama 20 th. serta atau denda paling banyak Rp 10 miliar