Satu Panah Tertancap Menembus Sisi Kepala Di Taman Nasional Australia Selatan

Satu Panah Tertancap Menembus Sisi Kepala Di Taman Nasional Australia Selatan – Seekor kanguru sangat terpaksa dimatikan sesudah diketemukan dengan satu panah tertancap menembus sisi kepalanya di taman nasional Australia Selatan (SA) .

Seorang pengunjung di Taman Nasional Canunda, dekat Millicent di tenggara negara sisi Australia Selatan (SA) , menemukan seekor kanguru abu-abu barat itu minggu selanjutnya serta memperingatkan pihak berwenang.

Laporannya menyebabkan diterbitkannya satu peringatan oleh Otoritas Sumber Daya Nasional Tenggara (NRSE) kalau membunuh atau melukai hewan yang dilindungi yaitu pelanggaran berdasar pada UU Taman Nasional serta Satwa Liar.

Manajer NRSE sisi tenggara SA, Ross Anderson mengatakan seorang staf di Taman Nasional SA sukses menangkap kanguru itu serta periksa luka yang dideritanya.

” Kerusakan yang diakibatkan oleh anak panah itu sangat besar untuk dapat pulih dengan baik, serta kanguru itu juga akan begitu menanggung derita, ” ujarnya.

” Sayangnya kami mesti laksanakan euthanasia pada kanguru itu. “

Dia mengatakan sekarang ini sebagai saat yang tepat untuk menerbitkan peringatan kalau berburu hewan asli di taman nasional bertentangan dengan hukum.

yang pas untuk berselancar. (Supplied : Natural Resources South East)

” Peristiwa spesial ini yaitu bentuk kekejaman pada hewan serta sebagai pelanggaran penting pada Undang-Undang Kesejahteraan Hewan 1985.

” Daerah-daerah ini dilindungi sebagai surga untuk satwa liar hingga hewan bisa hidup dengan masalah manusia yang minimum. “

Hukuman maximum berdasar pada UU Kesejahteraan Hewan yaitu denda AUS$ 50. 000 atau empat th. penjara, serta AUS$ 2. 500 serta enam bln. penjara dibawah UU Taman Nasional serta Satwa Liar.

Manajer jalinan media RSPCA SA, Carolyn Jones, mengatakan organisasi itu terima lima atau enam laporan tiap-tiap th. mengenai hewan yang terluka oleh panah atau baut panah, termasuk juga burung, kanguru serta kucing.

Kami terperanjat oleh insiden-insiden ini, yang mengakibatkan rasa sakit mengagumkan serta penderitaan pada hewan. “

” Kami prihatin kalau siapa juga juga akan berasumsi ini sebagai kegiatan rekreasi yang bisa bisa di terima. “

Sesaat kanguru yang terluka itu sudah dimatikan, seekor walabi Tasmania tengah berjuang untuk tetaplah hidup sesudah ditembak dengan panah minggu waktu lalu.

Walabi muda bernama Bennett itu ada di satu property pribadi saat di panah serta saat ini tengah dirawat karna alami infeksi parah.

Th. selanjutnya, Jhon Rau yang selanjutnya menjabat sebagai Jaksa Agung Australia Selatan mengatakan dia juga akan memperhitungkan pengetatan hukum sekitar pemakaian alat panah moderen sesudah seorang pria dihukum karna membunuh kucing dengan alat tersebut di Adelaide Hills.

Hakim David McLeod mengatakan coba mematikan kucing dengan alat panah moderen yaitu tindakan yang kejam.

” Dia pilih apa yang beberapa orang anggap sebagai cara tidak beradab untuk coba mematikan kucing itu, ” ujarnya.