Sindir Prabowo, Jokowi Tunggu Orang-Orang Yang Mau Kembalikan Tanahnya Pada Negara

Sindir Prabowo, Jokowi Tunggu Orang-Orang Yang Mau Kembalikan Tanahnya Pada Negara – Calon Presiden (Calon presiden) Joko Widodo ( Jokowi) membesarkan hati program bagi-bagi sertifikat pada rakyat Indonesia. Bagi-bagi sertifikat ialah salah satunya program favorit Jokowi-JK saat pimpin RI.

Dalam kerangka ini, Jokowi kembali menyentuh beberapa ratus ribu tempat punya Prabowo di Aceh serta Kalimantan. Ia menjelaskan, akan menunggu pemilik konsesi yang memiliki komitmen untuk kembalikan tanahnya ke negara.

“Bila ada penerima konsesi besar yang ingin kembalikan ke negara,” jelas Jokowi dipotong oleh riuh hadirin di acara pidato politik berjudul ‘Optimis Indonesia Maju’ di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Pendukungnya langsung riuh. Sebab kalimat Jokowi menyentuh Calon presiden oposisi Prabowo Subianto yang dalam debat ke-2 17 Februari lantas mengakui siap kembalikan lahannya ke negara.

“Balikin, balikin, balikin,” sahut beberapa simpatisan Jokowi.

Jokowi hentikan pidatonya beberapa menit. Sesudah lihat keadaan pendukungnya mulai tenang, ia kembali meneruskan.

“Saya lagi, jadi jika ada yang ingin kembalikan konsesinya pada negara,” jelas Jokowi kembali diterima riuh pendukungnya. Jokowi sangat terpaksa kembali tunda pidatonya.

“Balikin, balikin, balikin,” teriak beberapa ribu simpatisan yang ada.

Jokowi juga kembali meneruskan pidatonya. Ia menantikan beberapa orang yang ingin kembalikan tanahnya pada negara.

“Saya lagi, jadi jika ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya nantikan,” jelas Jokowi. Diterima riuh sorak sorai pendukungnya.

“Saya nantikan, saya nantikan saat ini. Serta akan saya berikan untuk rakyat kecil. Sebab ada banyak rakyat yang memerlukan,” kata Jokowi.

Dalam debat ke-2 lantas, Jokowi membuka tempat yang dikuasai Prabowo sekitar beberapa ratus ribu hektare di Aceh serta Kalimantan. Prabowo mengaku kuasai tempat itu. Akan tetapi sifatnya cuma mengurus, bukan mempunyai.

“Jadi setiap waktu, setiap waktu negara dapat mengambil kembali. Serta jika untuk negara, saya ikhlas kembalikan itu semua,” ucap Prabowo di debat ke-2 calon presiden pada 17 Februari kemarin.

“Tetapi, dibanding jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola sebab saya nasionalis serta patriot. Terima kasih,” kata Ketum Partai Gerindra itu.