Tahanan Kejaksaan Angeri Depok Merampas Mobil Tahanan

Tahanan Kejaksaan Angeri Depok Merampas Mobil Tahanan – Ari Witjaksono, tahanan Kejaksaan Angeri Depok yang kabur dengan merampas mobil tahanan yang mengangkutnya, tidak diborgol sepanjang perjalanan dari Tempat tinggal Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur ke Pengadilan Negeri Depok, Kamis, 22 Juni 2017. ” Saya konfirmasi, tersangka tidak diborgol karna pertimbangan kemanusiaan, karna sakit, ” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Herri Heriawan, Jumat, 23 Juni 2017.

Pernyataan Herri masalah borgol ini menganulir pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari tempo hari. Sufari menyebutkan kalau terdakwa perkara pemalsuan serifikat itu kabur sesudah melumpuhkan empat petugas Kejaksaan yang mengawal dalam kondisi terborgol. ” Borgolnya hingga lepas, ” tutur Sufari.

Ari membawa kabur mobil tahanan serta menyeruduk beberapa mobil beda sampai rusak di Jalan Juanda, Depok. Saat itu, tersangka dikawal empat petugas kejaksaan. Dua orang mengapitnya di kursi depan, serta dua petugas yang lain ada di kursi belakang.

Tiba di Jalan Juanda, petugas kejaksaan hentikan kendaraannya karna juga akan beli minuman. Saat ada peluang, tersangka melawan seseorang petugas yang masih tetap berada di dalam mobil. Dua petugas yang lain tidak dapat menopang karna terkunci di kursi belakang. ” Tersangka tidak diborgol pas melawan petugas kejaksaan yang mengawalnya. “

Tersangka, kata Herri, merebut kunci mobil, lantas mengemudikan kendaraan itu dengan serampangan. Sedang, dua petugas kejaksaan yang terkunci di belakang mendobrak pintu serta keluar untuk menguber, akan tetapi tidak dapat mencapainya.

Ari selalu tancap gas mobil sembari menyalakan lampu rotatornya. Karna kuatir, ia melalui median jalan serta melaju melawan arah. Menurut saksi mata, Maemunah, mobil tahanan itu menabrak mobil-mobil beda yang berada di depannya. Salah nya ialah mobil Maemunah.

Ari sangat terpaksa berhenti demikian beradu banteng dengan mobil beda. ” Tersangka melawan arus di Jalan Juanda yang volumenya padat, serta beradu banteng disana, ” kata Herri. Ari berupaya kabur akan tetapi di tangkap pengemudi ojek on-line serta polisi.

Gagasannya, Ari juga akan melakukan sidang tuntutan di PN Depok, hari ini. Atas perbuatannya Ari juga akan dijerat dengan pasal perampasan, perusakan, melarikan diri, serta Undang Undang Lantas Lintas.