Tim Jokowi Sebut MUI Dan NU Ikut Gerilya Di Basis Prabowo

Tim Jokowi Sebut MUI Dan NU Ikut Gerilya Di Basis Prabowo – Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan mendapatkan pemberian dari Nahdhlatul Ulama (NU) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) kala bergerilya di basis nada Prabowo Subianto di Jawa Barat.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, menyebutkan salah satunya titik gerilya ialah Kabupaten Garut. Garut sempat dimaksud Ma’ruf menjadi ‘zona merah’ sebab masihlah jadi basis kuat Prabowo di Jawa Barat.

“Di Garut, yang relatif sukar diterobos dengan bekerja sama-sama dengan NU serta MUI, jadi di Garut ada mode positif dengan Pak Jokowi serta Kiyai Haji Ma’ruf Amin,” kata Hasto kala dijumpai di Kantor DPC Jakarta Timur, Jakarta, Minggu (20/1).

Diluar itu, ujarnya, Jokowi ikut dibantu oleh beberapa tokoh politik Jawa Barat. Diantaranya Wali Kota Cirebon yang kader Partai Demokrat Nasrudin Azis yang baru-baru ini mengumumkan support ke Jokowi.

Merapatnya Nasrudin, ujar Hasto, ialah bentuk kesuksesan Jokowi lakukan pembangunan buat rakyat Jawa Barat.

“Sesungguhnya beberapa kepala daerah mereka rasakan kepemimpinan Pak Jokowi menjadi presiden tak pernah membeda-bedakan partai politik, membeda-bedakan rakyatnya,” Hasto memaparkan.

Awal mulanya, Ma’ruf Amin udah memetakan basis Prabowo di Jawa Barat buat diambil pada Pemilihan presiden 2019, yaitu Tasikmalaya, Garut, Bogor Raya, Sukabumi, serta Bekasi. Perihal ini menyusul kekalahan Jokowi di Jawa Barat pada 2014.

Kala itu,Prabowo-Hatta menggapai 14.167.381 atau 59,78 prosen, sedang Jokowi-JK mendapatkan nada 9.530.315 atau 40,22 prosen. Jokowi cuma menang di empat dari 26 kabupaten/ kota.