TKN Berencana Diskusi Dengan KPAI Mengatasi Masalah Anak Yang Dibawa Berkampanye

TKN Berencana Diskusi Dengan KPAI Mengatasi Masalah Anak Yang Dibawa Berkampanye – Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukannya pelanggaran pemilu oleh ke dua pasangan capres dalam kampanye terbuka berwujud datangnya anak dalam tempat kampanye. Team Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf mengaku pelanggaran itu, akan tetapi di luar kendali.

“Soal ini adalah satu hasil dari tanggapan serta ketertarikan warga yg besar sekali buat ada di kampanye terbuka,” kata Direktur Hukum serta Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).

Irfan menyebutkan datangnya anak dalam kampanye tdk semuanya dapat diatur TKN. Akan tetapi TKN mempunyai komitmen tdk mengeksploitasi serta mobilisasi anak buat turut kampanye.

Hal semacam itu telah tertuang dalam undang-undang, PKPU, ketentuan Bawaslu serta surat edaran bersamanya. Meskipun demikian, TKN ikut menganjurkan KPAI, pelaku perlindungan anak serta pengawas pemilu buat lakukan pengawasan aktif.

“Ini yg kita sikapi supaya kami terus prinsip serta menaati keputusan yg ada pada periode kampanye terbuka ini. Kita ikut menghimbau siapa saja buat melakukan tindakan sportif menjunjung tinggi ketentuan yg ada dan mematuhi semua,” kata Irfan.

Tidak hanya itu, TKN memiliki rencana diskusi dengan KPAI buat menangani problem anak yg dibawa dalam kampanye terbuka. Irfan mewacanakan KPAI buat buka tempat privat pada anak yg kebetulan dibawa oleh orangtuanya. Akan tetapi bukan bermakna melegalkan kampanye membawa anak-anak.

“Berarti anak itu berada pada situ bukan dibawa lewat cara aktif atau tidak ia dilibatkan bertindak jadi publik buat kampanye. Tdk dapat kita jauhi dengan ia dapat lihat Kampanye Terbuka itu,” kata Irfan.