UB Akan Laporkan Grup Gay Facebook Ke Polisi

UB Akan Laporkan Grup Gay Facebook Ke Polisi – Pihak Kampus Brawijaya (UB) merencanakan meniti jalur hukum perihal timbulnya group Persatuan Gay Kampus Brawijaya Malang di jejaring sosial Facebook.

Group tertutup yang telah beranggotakan beberapa ratus orang ini bakal dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Pihak Kampus Brawijaya menilainya kalau admin group itu sudah tidak mematuhi Pasal 310 KUHP terkait pencemaran nama baik serta pasal 45 UU ITE terkait pencemaran nama baik lewat jejaring sosial.

” Dengan yuridis bakal kita laporkan pada polisi besok. Ini surat kuasanya telah saya bawa dari Pak Rektor (M Bisri, rektor Kampus Brawijaya) , ” kata Ketua Tim Advokasi Kampus Brawijaya, Prija Djatmika pada wartawan, Senin (24/7/2017) .

” Besok saya memberikan laporan ke kapolres serta saya telah koordinasi dengan kapolres serta kapolres bakal menindaklanjuti kalau itu tidak mematuhi Pasal 310 KUHP terkait pencemaran nama baik serta pasal 45 UU ITE pencemaran nama baik lewat jejaring sosial, ” tuturnya.

Prija yang sekarang ini menjabat jadi wakil Dekan Fakultas Hukum Kampus Brawijaya menyampaikan, timbulnya group itu membawa akibat yang cukup luas untuk Kampus Brawijaya. Banyak alumni serta orang-tua mahasiswa yang bertanya kebenaran ada perkumpulan gay di lingkungan universitas.

” Alumni menelepon, orang-tua menelepon serta mereka menyayangkan ini, serta selekasnya ada tindak lanjut dengan yuridis, ” tuturnya.

Dengan ada laporan itu, Prija menginginkan pihak kepolisian dapat mencari group itu serta temukan pembuat atau adminnya.

Menurut dia, yang penting bertanggungjawab atas timbulnya group itu yaitu adminnya.

” Di kepolisian ada cyber crime yang dapat mencari siapa adminnya. Dengan hukum yang penting tanggung jawab yaitu adminnya, ” terangnya.

Didapati, pihak universitas Kampus Brawijaya digemparkan dengan timbulnya group Persatuan Gay Kampus Brawijaya Malang di jejaring sosial Facebook.

Didalam keterangannya tertulis kalau group itu ditujukan untuk mahasiswa gay, biseks serta yang suka sesama tipe.

Tidak cuma itu, group itu juga berisi lima point aturan yang penting dipatuhi oleh semua anggotanya. Salah nya ialah peraturan biar tidak lakukan pelacuran serta melindungi kerukunan antar-anggota group.

Pihak Kampus Brawijaya telah menolak kalau di kampusnya ada organisasi atau perkumpulan gay.